H.Komarudin Kudiya S.IP, M.Ds.(40) dilahirkan dari keluarga pengusaha batik Trusmi Plered Cirebon. Kiprahnya di dunia batik nasional selain sebagai pengurus Yayasan Batik

 

Indonesia dan Pengurus Koperasi Persutraan Alam Indonesia, Komar telah membuktikan diri sebagai pembatik muda ulung dengan diawali meraih juara pertama lomba desain selendang batik Internasional 1997, menggelar batik terpanjang di dunia 2005 yang tercatat di Guinnes World Record dan Museum Rekor Indonesia (MURI), menerima Upakarti Jasa Kepeloporan 2007, serta memberikan pelatihan dan berbagai ilmu batik ke berbagai Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) berbagai propinsi di Indonesia. Kesuksesan Batik Komar tidak terlepas dari

 sentuhan tangan Ibu Hj.Yeyen Komar (37) yang turut terlibat dalam menentukan tumbuh dan berkembangnya usaha batik ini.

Batik Komar selalu berusaha menampilkan desain-desain terbaru hasil penggalian ide-ide yang kreatif. Karya batik tradisional yang hadir dalam nuansa kontemporer dengan tema desain yang sederhana menjelma menjadi sebuah karya batik dengan sentuhan estetika yang patut dibanggakan. Keindahan seni Batik Komar hasil olah kreativitas seniman batik yang mampu memadukan aneka warna dan ragam hias menjadi harmonis dengan teknik batik yang halus ditunjang dengan bahan sutera tenun pilihan. Batik Komar berusaha mengkomunikasikan antara seniman batik dengan pecinta batik melalui karya batik yang unik, modern, model terkini, sehingga tidak sekedar memberikan kebanggaan bagi pemakainya tapi juga prestise dan berkelas.

Copyright © 2008 Rumah Batik Komar. All Rights Reserved.